Cute Red Pencil
Jl.Manggis III No. 15 Rt.002 Rw.005 Karang Satria - Kec. Tambun Utara Bekasi Jawa Barat - Indonesia
Telp. 021-88341408 SMS/WA. 081299197348/49 Pin BB : 7f9c7418 fb :rumah bune
Pendidikan Anak Usia Dini (TKIT - KBIT - TODDLER CLASS - TPQ - Penitipan Anak/Day Care) Berbasis Islami Di Bekasi

Sabtu, 28 Maret 2015


PERTUMBUHAN DAN PERAWATAN GIGI ANAK



Merawat gigi anak ternyata gampang-gampang susah. Pengetahuan tentang pertumbuhan gigi anak bagi orang tua pun tak kalah penting.



Kerapian dan keindahan gigi seseorang tak bisa lepas dari faktor genetik. " kalau orang tua mempunyai gigi orang tua giginya berantakan, umumnya gigi anak juga akan berantakan." Selain itu faktor kebiasaan juga sering menjadikan tumbuhnya gigi jadi tak bagus. Misalnya anak masih ngedot sampai besar atau hobi menghisap jempol, cuma sekarang banyak cara untuk memperbaiki posisi gigi.

Pertumbuhan gigi sendiri dimulai sejak usia 2 bulan hingga 2 tahun dengan muncul/tumbuhnya gigi susu. Jumlah gigi susu biasanya sebanyak 20 buah, 10 gig atas dan 10 gigi bawah. Pertumbuhan gigi susu dimulai dengan seri bagian bawah, disusul dengan seri bagian atas. Selanjutnya tumbuh gigi seri ke 2 baru kemudian tumbuh geraham susu di usia 8-9 bulan, dan gigi susu terakhir adalah gigi taring susu, semua gigi susu akan diganti gigi dewasa (gigi tetap), yang tumbuh pada usia 6-12 tahun, meskipun kadang lebih

Pertumbuhan gigi tetap biasanya di awali dengan gigi seri, baru kemudian geraham kecil, jadi sehabis gigi seri , dilanjutkan geraham kecil bawah, geraham kecil atas baru kemudian taring.Selain itu ada pula geraham tetap yang tidak menggantikan gigi susu yang mulai muncul di usia 6 tahun, ini yang sering disangka orang sebagai gigi susu, padahal sebetulnya gigi tetap. Akibatnya di usia 8-9 tahun, geraham tetap ini sudah mulai rusak. Padahal kalau sudah rusak tidak ada gigi yang menggantikan.

Gigi yang tumbuh terakhir adalah gigi taring, biasanya di usia 9-12 tahun. sering terjadi rahang sempit, sehingga taring akhirnya tumbuh sebagai gingsul. ini dikarenakan tidak ada tempat lagi untuk taring, ditambah adanya dorongan, maka timbulan gingsul.  Orang tua sering menganggap gingsul sebagai sesuatu yang menggangu, sehingga memutuskan untuk mencabutnya. Padahal taring ini adalah sebagai sudut estetik wajah seseorang, kenapa?? karena taring memiliki akar paling panjang, sehingga kalo dicabut, tulang wajah akan kempot karena kempot, sehingga sering jadi terlihat lebih tua. kalau mau diperbaiki biasanya yang dicabut geraham kecil, bukan taringnya.





TAK PUNYA GIGI TETAP

Bagaimana jika gigi susu anak sudah rusak sejak kecil ? sebaiknya jangan didiamkan, ingat sumber kuman paling besar adalah mulut, nah kuman ini kemudian beredar keseluruh tubuh  melalui pembuluh darah. Jadi jika gigi anak rusak, misalnya berlubang, bisa jadi anak akan sering sariawan ataupun sering sakit. Yang perlu diketahui, gigi berlubang ternyata bisa memicu timbulnya berbagai penyakit, dari kencing manis hingga jantung. Jadi jika gigi susu anak rusak atau berlubang, paling tidak , usahakan agar tidak menjadi lebih parah, kenapa? karena kalau sampai rusaknya parah dan mengenai saraf bisa timbul bengkak di gusi.

Kalau gigi anak tumbuh tepat waktu, maka tindakan yang harus dilakukan adalah meminimalisir kerusakan gigi susu, toh sebentar lagi gigi tetapnya akan tetap tumbuh. Tapi jika gigi tetap anak tumbuh tidak tepat waktunya, misalnya baru tumbuh di usia 7 tahun masak kita akan membiarkan anak sakit gigi terus sampai tumbuh gigi tetapnya.ini juga tentu akan mempengaruhi keaktifan dan kecerdasan anak, kalau anak sakit gigi dan tidak mau makan, tentu dia tidak punya tenaga untuk beraktivitas dan berfikir. anak cenderung rewel.

Kehilangan gigi sejak keci juga bisa mengakibatkan gangguan bentuk atau pertumbuhan gigi yang lain. kalau gigi susu tanggal/copot lebih dini, maka gigi tetap akan tumbuh tanpa guidance, sehingga akan tumbuh seenaknya saja.

Yang juga harus diantisipasi adalah jika gigi tetap anak tidak ada. Terkadang ada anak yang tidak memiliki gigi tetap.Misalnya benih geraham tidak ada, ini tentu akan menyebabkan fungsi pengunyahan terganggu.  nah jika geraham susunya sudah rusak atau tanggal/copot, berarti tidak ada gantinya, karena benih geraham tetapnya tidak ada. Kalau ini diketahui sejak awal, geraham susu bisa di jaga dan dirawat agar tetap ada, jadi tidak masalah sekalipun gigi tetap tidak ada.  Pasalnya gigi susu akan tanggal atau goyah kalau memang akarnya hilang.  sementara akar gigi susu akan dimakan (absorsi) oleh gigi tetap.

untuk memastikan apakah gigi tetap anak ada, satu-satunya jalan adalah dengan foto panoramik, ini bisa dilakukan pada usia 5 tahun dimasa transisi dari gigi susu ke gigi tetap


Tidak ada komentar:

Posting Komentar